TK XAVERIUS KALIANDA DAN PASURUAN HADIRI KEGIATAN PENGIMBASAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN LITERASI PAUD DI AULA TK NEGERI PEMBINA KALIANDA

TK Xaverius Kalianda dan Pasuruan turut hadir dalam kegiatan pengimbasan implementasi Kurikulum Merdeka dan literasi jenjang PAUD yang diadakan oleh Pusat Kerja Gugus (PKG) Kecamatan Kalianda bekerja sama dengan Pokja Kurikulum dan Pokja Peningkatan Kompetensi, PKG PAUD. Acara ini berlangsung pada Selasa hingga Kamis, 21-23 Januari 2025, di mana TK Xaverius Kalianda dan Pasuruan mengikuti kegiatan pada Selasa, 21 Januari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di aula TK Negeri Pembina Kalianda dan dihadiri oleh Gugus Cempaka, Bugenvil, dan Mawar.

Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Rahma, selaku pemateri dalam kegiatan IKM. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” “Mars Lampung Selatan,” dan “Mars PAUD.” Sambutan pembukaan disampaikan oleh Yepi Okmariza, Ketua PKG Kecamatan Kalianda. Dalam sambutannya, Yepi menyampaikan “pentingnya kegiatan gugus sebagai forum bagi guru dan kepala sekolah untuk berbagi ilmu. Ia berharap agar gugus yang sempat vakum kembali aktif dan melibatkan guru secara langsung dalam penerapan hasil workshop di sekolah masing-masing” begitu ujarnya.

Susmiyati, Korwil Pendidikan Kecamatan Kalianda dan Rajabasa, turut memberikan sambutan. “Ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam proses belajar-mengajar dan menyampaikan 7 Kebiasaan Baik Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, giat belajar, makan makanan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur teratur” begitu ucapnya.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi yang relevan dengan pengembangan pendidikan PAUD:

  1. Literasi pada Pendidikan PAUD
    Yepi Okmariza menyampaikan materi mengenai konsep literasi, termasuk miskonsepsi yang sering terjadi. Literasi ditekankan sebagai keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, yang semuanya penting dalam mendukung era globalisasi. Literasi PAUD melibatkan pengembangan kesadaran fonemik, kosakata, kemampuan keaksaraan, serta pemahaman latar dunia sekitar.
  2. Lingkungan Kaya Literasi
    Suryati, salah satu pemateri, menjelaskan pentingnya menciptakan lingkungan kaya literasi untuk menstimulasi anak-anak. Konsep dasar ini bertujuan agar lingkungan sekolah mendukung aktivitas bahasa lisan dan tulis, kesadaran cetak, dan kemampuan bertutur anak-anak.
  3. Kurikulum Merdeka
    Materi yang dibawakan oleh Rizky Oktaviani dan Yuliana menyoroti aspek pengembangan Kurikulum Merdeka, seperti elemen moral agama, budi pekerti, literasi, sains, dan proyek penguatan Pancasila (P5). Pendekatan pembelajaran diferensial dan strategi asesmen juga dibahas untuk membantu guru dalam merancang pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif.

Praktik Kelompok dan Refleksi

Selain penyampaian teori, kegiatan ini melibatkan praktik kelompok yang interaktif. Para guru diminta membuat media pembelajaran menggunakan kertas dan spidol warna, lalu mempresentasikan hasil karya mereka. Aktivitas ini bertujuan untuk melatih kreativitas dan mendorong guru menjadi lebih inovatif dalam mengajarkan literasi kepada anak-anak.

Melalui kegiatan ini, para guru dan kepala sekolah diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan mutu pendidikan PAUD, khususnya dalam penerapan Kurikulum Merdeka dan pengembangan literasi. Suasana hangat dan penuh semangat terlihat dari para peserta yang antusias berbagi ilmu dan pengalaman, menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal yang positif untuk memajukan pendidikan anak usia dini di Kecamatan Kalianda.

Dengan adanya pengimbasan ini, bahwa program-program pendidikan berbasis Kurikulum Merdeka dapat diterapkan dengan lebih efektif, mendukung kreativitas guru, dan mempersiapkan generasi muda yang unggul di era modern.

Facebook
Twitter
LinkedIn

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *